Cara Kerja Mesin Jahit Yang Harus Kamu Ketahui

Anda sudah tentu mengenal mesin jahit. Ya mesin jahit yang digunakan untuk menjahit kain menjadi sebuah bahan yang dapat di pakai seperti pakaian dan lain sebagainya. Tapi pernahkah terlintas di pikiran Anda bagaimana cara kerja dari mesin jahit tersebut. Bagaimana bisa benang yang melewati sebuah jarum dapat mengait di kain?

Cara Kerja Mesin Jahit

Cara kerja mesin jahit pada dasarnya cukup sederhana dan memiliki konsep yang mudah untuk dipahami. Dari luar memang kelihatan rumit karena mesin jahit bisa menyusun benang pada kain dengan sangat rapi. Namun, sebenarnya cara kerja mesin jahit cukup sederhana dan terdiri dari komponen yang bisa dikatakan juga sederhana. Secara umum mesin jahit tersusun dari katrol, roda gigi serta motor penggerak yang dirakit sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah alat utuh untuk menjahit. Dengan cara tertentu, mesin jahit bisa menjadi suatu alat yang penggunaannya mudah dan bisa dikuasai melalui latihan yang rutin.

Prinsip utama cara kerja mesin jahit yaitu mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Mesin jahit bekerja masih memerlukan suatu tahanan gerak yang berfungsi agar gerak motor pertama tidak berputar selalu cepat secara tiba-tiba. Pedal injak merupakan tahanan gerak motor atau pengatur putaran motor mesin jahit.
Rangkaian motor mesin jahit yang dilengkapi dengan pedal injak biasanya menggunakan arus bolak balik dan arus searah. Motor mesin jahit berfungsi sebagai pengganti pedal mekanik untuk menjalankan bagian-bagian mekanis dari mesin jahit. Pasangan motor penggerak dan pengatur kecepatan motor dipasang pada badan mesin dan di ikat dengan baut.
Setelah itu, putaran mekanik akan menyambungkan ke gerigi roda-roda yang lain dan akan menggerakan jarum mesin jahit dan benang yang digunakan.

Ada ide dasar yang merupakan hal yang membentuk mesin jahit. Yang menjadi bagian utama sebuah mesin jahit adalah sebuah system yang dikenal dengan istilah loop stitch. Yang dimaksud dengan system ini adalah serangkaian jahitan yang secara terus menerus tersambung satu sama lain. Hal ini berbeda dari jahitan biasa yang memakai tangan. Sistem tersebut memberikan hasil jahitan yang berbeda dan lebih efisien daripada jahitan manual dengan tangan.

Cara kerja mesin jahit yang lebih mendalam dijelaskan adalah seperti berikut :

1.Benang yang ada pada ujung jarum berlubang, sedangkan jarum kedua digulung di dalam sekoci mesin jahit. Proses selanjutnya jarum akan membawa benang tersebut menembus kain hingga mencapai posisi terjauh.

2. Ketika jarum sudah naik ke benang pertama, maka selanjutnya akan membentuk suatu lengkungan. Kemudian, hook atau kait yang ada di luar sekoci akan mengaitkan benang dan akan membawa benang tersebut mengelilingi sekoci sehingga pada akhirnya benang kedua dapat masuk diantara lengkungan pertama tadi.

3. Benang kedua yang sudah masuk ke lengkungan benang pertama tersebut, jarum akan kembali turun dengan sendirinya sehingga membuat benang Pertama mengencang dengan sendirinya dan mengikat benang yang kedua.

Bagaimana kini sudah mengerti kan mengenai bagaimana cara kerja mesin jahit. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan pembaca mengenai dunia konveksi. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *